Taring Mahasiswa dan Alumni UNY

 LAPORAN UTAMA

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bak kawah candradimuka, selalu menempa dan mendorong mahasiswa untuk berprestasi. Alumni menjadi jembatan penghubung untuk melanjutkan prestasi di dunia kerja.

Satu per satu mahasiswa memasuki Auditorium UNY, lengkap dengan setelan almamater, masker putih, dan face shield yang mengitari wajah. Tiap mahasiswa berbaris rapi, menjaga jarak sekitar 2 meter untuk menerapkan protokol kesehatan. Pagi itu, Senin (5/2), sejumlah 43 perwakilan organisasi mahasiswa (ormawa) datang langsung ke lokasi, 86 lainnya mengikuti secara daring untuk dilantik oleh Rektor Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes., AIFO sebagai Pengurus Ormawa UNY Periode 2021.

Setiap tahun, ormawa selalu menjadi salah satu ujung tombak dalam melahirkan mahasiswa berprestasi di UNY. Pada 2020, total ada 332 mahasiswa menyabet juara tingkat nasional, sementara 154 mahasiswa mendulang prestasi di tingkat internasional. Capaian ini sukses melebihi target yang telah ditetapkan sebelumnya. “Yang sulit itu adalah meningkatkan (prestasi). Tapi saya yakin dengan falsafah ‘sapu lidi’, banyaknya lidi yang dijadikan satu akan membuatnya kian kokoh,” tegas Sumaryanto dalam sambutan. Pada 2020, kinerja kemahasiswaan UNY menduduki posisi 4 nasional dalam pemeringkatan kampus yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. “Marwah prestasi kemahasiswaan, kita masuk lima besar di antara 4500- an perguruan tinggi di Indonesia. Ini tak mudah untuk mempertahankan.

Insyaallah, bismillah, kami berkomitmen untuk meningkatkan prestasi UNY di segala lini,” imbuh sang rektor dengan mantap. Sumaryanto meracik taktik dengan mengkoordinasikan lintas bidang di Oleh ROFI ALI MAJID UNY untuk mencapai tujuan tersebut. Ibarat falsafah sapu lidi, koordinasi lintas bidang bakal menguatkan kampus dalam berprestasi. Program prioritas kemahasiswaan tahun 2021 dibentuk sebagai komitmen untuk meningkatkan prestasi. Beberapa di antaranya adalah peningkatan prestasi mahasiswa dalam event nasional dan internasional, peningkatan sinergi antar unit dan kerjasama dengan berbagai pihak dalam pembinaan kegiatan kemahasiswaan, optimalisasi peran ormawa untuk mendukung prestasi mahasiswa, peningkatan kuantitas dan kualitas kesejahteraan mahasiswa, mengikuti POMNAS, LIDM dan MTQMN 2021, serta mengikuti perlombaan bidang rekayasa teknologi. “Maka mangga, secara organisasi dioptimalkan kinerjanya. Kemarin yang baik pertahankan, yang kurang baik tinggalkan atau dikurangi, supaya spirit prestasi itu tetap tercapai dari waktu ke waktu,” pesan Sumaryanto.

Prestasi merupakan sebentuk taring yang membuktikan bahwa proses pendidikan di UNY berkualitas. Lewat prestasi, mahasiswa unjuk gigi mengenai apa yang selama ini dipelajari di kampus. Dari proses demikianlah, lahir alumni-alumni yang berkualitas serta berguna bagi masyarakat luas. Tak hanya berfokus pada mahasiswa, UNY juga giat berjejaring dengan mahasiswa yang telah lulus studi. Alumni memiliki fungsi strategis di universitas, menjembatani mahasiswa untuk menerapkan prestasinya di dunia kerja. Maka, program prioritas 2021 tak hanya menyasar mahasiswa, melainkan juga alumni. Salah satu program prioritas tersebut adalah pengembangan sistem layanan kemahasiswaan dan alumni terpadu.

Dengan adanya sistem layanan terpadu, kelak diharapkan adanya sinergitas antara alumni dan universitas dalam menjembatani mahasiswa ke dunia kerja. Sebagai bentuk keseriusan, pada 2020 UNY melakukan tracer study dengan mendapatkan data 4.456 alumni lulusan 2018. Tracer study studi tersebut bakal dilaksanakan secara berkelanjutan sebab juga memiliki beberapa fungsi di antaranya menentukan arah kebijakan internal UNY sebagai bahan pelaporan ke Dirjen Belmawa Dikti, serta memenuhi indikator pemeringkatan perguruan tinggi bagi UNY dalam pengembangan kemahasiswaan. “Kami haturkan terima kasih. Kita bisa buat forum silaturahmi, baik struktural maupun kultural. Secara struktural, Sumaryanto adalah rektor. Tetapi secara kultural, bisa jadi Sumaryanto adalah adik, teman, kakak, maupun junior panjenengan. Kami siap. Tidak terikat dimensi ruang dan waktu. Kita bisa bersilaturahmi kapan saja supaya dilipatgandakan pahala, rezeki, dan prestasinya,” pungkas Sumaryanto

No Responses

Leave a Reply