Siswanto Siap Menakhodai FE

 LAPORAN UTAMA

 

“Siswanto terpilih sebagai dekan baru 2019-2023. Dekan termuda ini siap membawa Fakultas Ekonomi lebih baik. Siapgo international”

Fakultas Ekonomi punya dekan termuda. Lahir tahun 1978, Siswanto berusia 41. Ia masuk bursa pemilihan dekan, bersaing dengan Sukirno. Usai melewati mekanisme pemilihan, dari musyawarah sampai pemungutan suara, Siswanto, dosen Akuntansi itu, kemudian dinyatakan lolos. Ketok palu setelah melalui Rapat Senat Tertutup. Rapat sakral itu dihadiri 13 anggota Senat FE dan 4 tim pemantau—senat, tenaga kependidikan, representasi dosen, dan mahasiswa.

 

Sebelum musyawarah, tiap bakal calon memaparkan visi, misi, dan strategi. Kedua bakal calon mewedarkan pikiran konseptualnya ke depan. Bagaimana wujud dan sasaran FE di hari depan, Siswanto dan Sukirno hamparkan gagasan kritisnya di podium. Selama 15 menit mereka mamaksimalkan kesempatan itu. Para penonton menyimaknya dengan saksama.

 

Siswanto mengusung visi “menjadi fakultas yang membentuk sumber daya manusia yang berakhlak mulia, unggul, kreatif, dan inovatif dalam bidang pendidikan dan ilmu ekonomi pada tingkat nasional dan internasional”. Visi itu kemudian ia turunkan menjadi dua misi.

 

Visi-misi Siswanto bentangkan sebagai konsep strategis. Ia kemudian memiliki siasat untuk mencapai itu. Pertama, pembenahan struktur organisasi melalui redeskripsi tupoksi fungsi dekanat, jurusan, administrasi, dan divisi. Kedua, mengoptimalkan peran divisi-divisi pelaksana dan pelayanan kerja sama. Dua orientasi tersebut Siswanto proyeksikan sebagai manifestasi reformasi birokrasi dengan cara optimalisasi tiap ranah di bawah kepemimpinan dekanat.

 

Pertama, meningkatkan peran FE di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dan kemahasiswaan secara keberlanjutan dalam mendukung internasionalisasi UNY. Kedua, mengantarkan FE yang memiliki lulusan yang kompetitif di bidang pendidikan dan ilmu ekonomi serta memperluas kontribusi disiplin ilmu bagi pengembangan universitas.

 

Suyanto, Ketua Senat FE, bungah atas helatan acara lima tahun sekali itu. “Saya senang sekali dapat mengikuti acara prestisius ini. Saya mengucapkan kepada dua belah pihak, Pak Siswanto dan Pak Sukirno, atas paparannya. Selamat buat dekan terpilih,” ungkapnya. Mantan Rektor UNY tahun 1999-2005 yang dikenal dengan jargon semasa kepemimpinan publish or perish tersebut mengajak tiap elemen ikut serta berkontribusi bersama dalam memajukan fakultas. Tanpa kerja kolektif suatu konsep dalam kerangka kepemimpinan akan sia-sia semata.

 

 

No Responses

Leave a Reply