Semangat Sumpah Pemuda dari Punggawa Asian Games

 LAPORAN UTAMA

Komitmen untuk membela tanah air, bangsa, dan bahasa, dilakukan secara konsisten oleh muda-mudi bangsa ini 180 tahun lamanya. Jika dulu medan perang adalah tempat untuk mengobarkan patriotisme, hari ini kompetisi untuk mengibarkan panji-panji merah putih yang menjadi ladang.

 

Tak terkecuali, dalam kompetisi Asian Games 2018 yang berhasil mengharumkan nama bangsa. Lewat medali, jerih letih, dan kontribusi luar biasa segenap insan yang ada di dalamnya. Untuk menyukseskan Indonesia secara prestasi dan penyelenggaraan.

 

Kepada Pewara Dinamika, atlit, LO, wasit, hingga pelatih Asian Games, menuturkan pendapatnya tentang semangat sumpah pemuda. Serta bagaimana sebagai anak-anak muda, mereka bisa mengisi kemerdekaan dengan semangat tersebut.

 

Caly Setiawan, Ph.D.

Ketua Pelatih Panjat Tebing Asian Games

Dosen FIK UNY, Fullbright Scholarship Awardee 2006

 

Sumpah pemuda bagi saya bukan berarti harus ngoyo. Idealisme yang ada dalam dada kita masing-masing, perjuangkan. Sepelan apapun itu, sesuai dengan kapasitas kita. Dan jangan lupa, buat suasananya rekreatif dan ojo sepaneng. Insya allah akan manfaat bagi dirimu sendiri, dan bagi bangsa.

 

Candra Purna Setyaka

Atlit Timnas Rugby Asian Games

Mahasiswa FIK UNY, Ketua DPM FIK 2016

 

Hari sumpah pemuda adalah momen yang bisa mengingatkan kita kembali: betapa pentingnya pemuda untuk kemajuan dan nama baik bangsa. Karena di sinilah kita pemuda para pewaris bangsa tercinta, bangsa Indonesia

 

Prima Wisnu Wardhana

Atlit Timnas Panahan Asian Games

Mahasiswa FIK UNY

 

Sebagai pelajar, semangat sumpah pemuda ini dijadikan sarana untuk terus belajar mencintai tanah air. Bentuk kecintaannya bisa dengan mengharumkan nama Indonesia, mencintai tanah air, tambah ilmu terus, dan menerapkan ilmu itu untuk kemajuan Indonesia

 

 

 

Jantan Pangestu Insani

Asistant Director of Shoot Asian Games

Mahasiswa FIK UNY

 

Saat menjadi atlit dan wasit Asian Games, saya dan semua official selalu berupaya untuk menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas dan kebaikan. Profesionalitas tersebut menurut saya akan berkontribusi untuk menjaga nama baik Indonesia. Sejalan dengan kebaikan yang dicita-citakan para pendiri bangsa.

 

Duaji Rahardyan Nursantiko

Volunteer Venue and Environment Asian Games

Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Keolahragaan UNY

 

Berkontribusi dan mampu bekerjasama tanpa memandang SARA, dengan stu tujuan untuk menunjukkan kebanggaan Indonesia, itulah semangat sumpah pemuda. Ada semangat kebangsaan untuk membawa nama baik di Indonesia. Dan di Asian Games, semua volunteer bahu membahu untuk menyukseskan asa tersebut.

Author: 

Mahasiswa Universitas Gadjah Mada. Semua tulisan di laman pewaradinamikauny.com, telah diterbitkan di Majalah Pewara Dinamika, Universitas Negeri Yogyakarta. Untuk membaca versi lengkap dari setiap artikel dengan gambar ilustrasi dan infografis, baca versi (.pdf) majalah yang bisa diakses dan diunduh melalui bilah menu "Download Majalah".

No Responses

Leave a Reply