Herman Dwi Surjono, Dekan Baru FT

 LAPORAN UTAMA

“Selisih satu angka dengan Widarto, Herman unggul dan terpilih sebagai dekan baru fakultas teknik. Mengusung konsep pendidikan vokasi sesuai kebutuhan global”

Profesor di bidang Pendidikan Teknik Elektronika, Herman Dwi Surjono, terpilih sebagai Dekan Fakultas Teknik (FT) periode tahun 2019-2023. Selisih satu angka mengungguli Widarto, partnernya, Herman memeroleh 8 suara. Doktor lulusan Southern Cross University, Australia, ini siap membawa FT lebih prestatif di arena dunia.

 

Dalam presentasi visi-misi, Herman menghamparkan isu strategis soal revitalisasi pendidikan vokasi. Ia menyebut ini sebagai core businessFT di hari depan. Di samping wacana vokasi yang memang menjadi orientasi UNY di masa mendatang, Herman menjelaskan lima poin lainnya. Antara lain kerja sama riset dan pendidikan berskala internasional mesti dihela. Ini termasuk pula pelejitan kuantitas publikasi internasional.

 

Herman membawa visi “menjadikan FT UNY sebagai fakultas yang unggul, kreatif, dan inovatif di bidang pendidikan teknologi dan kejuruan berlandaskan ketakwaan, kemandirian, dan kecendekiaan”. Ia kemudian menurunkan konsep visi tersebut ke dalam tujuh butir. Substansinya meliputi perbaikan birokrasi agar lebih optimal serta peningkatan sumber daya manusia melalui publikasi berskala nasional dan internasional.

 

Program kerja yang ditawarkan Herman sebanyak tujuh poin: bidang pendidikan dan pengajaran, bidang penelitian dan publikasi, bidang pengabdian pada masyarakat, sarana dan prasarana, kemahasiswaan, kerja sama, serta manajemen. “Salah satu butir pertama itu meliputi optimalisasi blended learningsesuai karakteristik bidang vokasi melalui sosialisasi (pelatihan, workshop, dan pendampingan) yang menyeluruh dan humanis.”

 

FT juga dikenal aktif menyiarkan publikasi akademik ke jagat internasional. Herman tentu turut ambil bagian dalam merumuskan rencana ke depan. Riset unggulan, publikasi, maupun PPM ia proyeksikan lewat tujuh sasaran cerdas. Salah satunya mendorong pelejitan kualitas jurnal FT atau Prodi dalam rangka mencapai peringkat Sinta 1/2 dan Scopus. Sebelum masuk ke sana, ia memfasilitasi para dosen maupun mahasiswa melalui “klinik menulis” agar mantap menuju publikasi internasional. Di sinilah komitmen Herman, sang dekan baru FT itu.

No Responses

Leave a Reply