Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (BAKK), menjadi fitur baru yang belum ada dalam OTK lama. Di dalamnya juga terdapat OTK baru layaknya Bagian Akademik dan Registrasi, serta Bagian Humas dan Kerjasama. Semuanya hadir dengan semangat melayani.

 Ada yang baru dalam Permenristekdikti 2/2019. Sejak diterapkan UNY pada 1 Juli 2019 melalui pelantikan pejabat baru, kampus ini memiliki organisasi pelayanan baru bernama Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (BAKK).

 

Biro ini, layaknya diungkapkan Setyo Budi Takarina, M.Pd., tidak sepenuhnya baru. Dalam peraturan lama, yaitu Permendiknas RI Nomor 23 Tahun 2011, UNY sudah punya BAKI. Akronim dari Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Informasi. Organisasi ini telah dipimpin Budi sejak 2018.

 

Namun dengan perubahan nomenklatur, fitur baru hadir di organisasi ini. Pelayanan yang diembannya menjadi makin luas. Begitupula dengan kehadiran dua bagian dalam organisasi, yaitu Bagian Akademik dan Registrasi, serta Bagian Humas dan Kerjasama.

 

Menurut Budi, perluasan kepercayaan tersebut harus dijawab BAKK sesegera mungkin. Dengan cara makin eksis, dan mampu melayani masyarakat dan publik secara maksimal.

 

“Perubahan yg terjadi, semula Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Informasi, menjadi Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama. Dengan perubahan OTK ini kami berharap kehumasan, promosi, dan keprotokolan yang sudah berjalan menjadi semakin baik dan tertata lagi. Dan Unit Layanan Terpadu (ULT) semakin eksis dan mampu melayani masyarakat/publik secara maksimal,” tegas Budi.

 

Berisi Tiga Bagian

 

Menjalankan amanat dari Jakarta bahwa organisasi sebisa mungkin dibentuk ramping, Biro AKK hanya memiliki tiga bagian. Diantaranya Bagian Akademik dan Registrasi, Bagian Kemahasiswaan, dan Bagian Kerjasama dan Hubungan Masyarakat.

 

Bagian kemahasiswaan sudah ada dalam organisasi UNY yang lama. Biasa dibina oleh Wakil Rektor 3, kemahasiswaan punya peran untuk melaksanakan layanan pembinaan minat, bakat, penalaran, dan kesejahteraan mahasiswa, serta pengelolaan data dan fasilitasi kegiatan alumni.

 

Organisasi ini tak berubah karena menurut Prof. Yoyon Suryono selaku Ketua Tim Perumus OTK, tugasnya sudah banyak dan jelas. Bagian kemahasiswaan juga tak dipungkiri menjadi organisasi yang relatif paling akrab dan didengar oleh mahasiswa, karena banyak berurusan langsung dengan kegiatan mereka.

 

“Kemahasiswaan ini siapa mahasiswa yang gak kenal. Kalau pernah ikut UKM, pasti pernah ke Kemahasiswaan yang ruangannya di lantai 2 rektorat. Pembina UKM juga di bawah kemahasiswaan,” ungkap Yoyon.

 

Namun berbeda dengan bagian kemahasiswaan, dua bagian lain dalam Biro AKK memuat kebaruan. Bagian Akademik dan Registrasi misalnya, menggabungkan bagian akademik yang selama ini sudah ada dengan kantor admisi UNY. Dua organisasi tersebut dulunya berdiri sendiri.

 

Setelah tergabung, Bagian Akademik dan Registrasi kini memiliki tugas pokok fungsi yang lebih luas. Yaitu melaksanakan layanan dan evaluasi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, pengelolaan sarana akademik, registrasi dan pengelolaan data mahasiswa, dan penyusunan statistik akademik.

 

“Kini digabung. Tugasnya jadi tergabung, segala urusan akademik mulai dari anak mendaftar di UNY sampai tuntas belajar di kampus ini,” ungkap Yoyon.

 

Bagian Kerjasama dan Humas, merupakan gabungan dari Kantor Humas dan OTK lama di bawah Wakil Rektor IV. Di dalamnya terdapat Subbag Humas dan Layanan Publik yang bertugas pada kehumasan, pelayanan publik, dan keprotokolan. Layanan publik meliputi pengelolaan unit layanan terpadu dan pengelolaan data dan informasi yg lebih mengarah pada keterbukaan informasi publik, layanan informasi baik langsung maupun tidak langsung (online, medsos).

 

Setelah digabung, Budi mengungkapkan bahwa Wakil Rektor IV akan tetap membidangi perencanaan dan kerjasama. Kehadiran Biro yang dipimpinnya bersama dengan Bagian KS dan Humas dan Subbagian Kerjasama, justru akan memperkuat pelayanan tersebut utamanya dalam pelaksanaan administrasi. Sekaligus mengerahkan sumber daya untuk melaksanakan arahan dan kebijakan yang dirumuskan pimpinan di bidang perencanaan dan kerjasama, yaitu Rektor dan Wakil Rektor IV

 

“Kami akan melaksanakan pelayanan di bidang kerjasama secara baik dan tertata. Sebelumnya dalam OTK Wakil Rektor 4 yang lama, belum ada link (hubungan) dengan bidang pelayanan. Dengan peleburan ini diharapkan makin eksis dan mampu melayani secara maksimal,” pungkas Budi.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here